Pengenalan Model OSI & TCP/IP: Fondasi Jaringan Komputer

Table of Contents

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana sebuah email dapat terkirim dari Jakarta ke New York dalam hitungan detik? Atau bagaimana Anda bisa membuka halaman web dari server yang berada di belahan dunia lain? Semua keajaiban teknologi ini dimungkinkan oleh seperangkat aturan dan standar yang disebut model jaringan.
  Pengenalan Model OSI TCP IP Fondasi Jaringan Komputer

Dua model yang paling fundamental dan sering dibicarakan dalam dunia jaringan komputer adalah Model OSI dan Model TCP/IP. Keduanya berfungsi sebagai cetak biru (blueprint) yang memastikan perangkat dari berbagai produsen dapat saling berkomunikasi.

Mari kita kenali keduanya.

Model OSI (Open Systems Interconnection)

Model OSI adalah sebuah kerangka kerja konseptual yang dikembangkan oleh ISO (International Organization for Standardization). Tujuannya adalah untuk menstandarisasi fungsi-fungsi dalam sistem telekomunikasi atau jaringan komputer tanpa memandang teknologi atau struktur internalnya.

Model ini bersifat teoritis dan berfungsi sebagai rujukan utama untuk memahami cara kerja jaringan secara berlapis. Model OSI membagi proses komunikasi menjadi tujuh lapisan (layer) yang masing-masing memiliki tugas spesifik.

Untuk pembahasan yang lebih detail, Anda bisa membaca kembali ulasan mengenai apa itu 7 lapisan Model OSI yang pernah dibahas sebelumnya. Secara ringkas, ketujuh lapisan tersebut dari atas ke bawah adalah:

  1. Application Layer
  2. Presentation Layer
  3. Session Layer
  4. Transport Layer
  5. Network Layer
  6. Data Link Layer
  7. Physical Layer

Setiap lapisan ini memiliki fungsi yang unik, dan pemahaman mendalam tentang pengertian dan fungsi 7 OSI layer sangat penting bagi siapa pun yang ingin belajar jaringan.

Model TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Jika Model OSI adalah sebuah teori, maka Model TCP/IP adalah implementasi praktisnya. Model inilah yang menjadi tulang punggung internet yang kita gunakan setiap hari. Model ini lebih sederhana dan sering disebut memiliki empat lapisan, yaitu:

  1. Application Layer: Menggabungkan fungsi dari layer Application, Presentation, dan Session pada model OSI. Contoh protokolnya: HTTP, FTP, SMTP.
  2. Transport Layer: Bertanggung jawab untuk pengiriman data end-to-end. Contoh protokolnya: TCP dan UDP.
  3. Internet Layer: Bertugas untuk melakukan pengalamatan (addressing) dan routing data. Protokol utamanya adalah IP (Internet Protocol).
  4. Network Access Layer: Menggabungkan fungsi dari layer Data Link dan Physical pada model OSI. Menangani semua aspek perangkat keras dan transmisi sinyal fisik.

Perbedaan Utama: OSI vs. TCP/IP

Meskipun memiliki tujuan yang sama, ada beberapa perbedaan fundamental antara kedua model ini. 

Kesimpulan

Memahami Model OSI dan TCP/IP adalah langkah awal yang krusial untuk mendalami dunia jaringan komputer. Model OSI memberi kita kerangka kerja teoritis yang komprehensif untuk memahami "apa saja" yang terjadi saat data dikirim. Sementara itu, Model TCP/IP menunjukkan kepada kita "bagaimana" proses itu sebenarnya diimplementasikan di dunia nyata, khususnya di internet.

Meskipun Model OSI sering menjadi rujukan dalam dunia akademik, Model TCP/IP adalah model yang secara nyata menjalankan internet yang kita gunakan setiap hari untuk bekerja, belajar, dan berkomunikasi.

Muhammad Ulin Nuha
Muhammad Ulin Nuha PEEKCODE CHANNEL YOUTUBE Developer Android | Networking | Konten Creator peekcode YT | Galery | Pecinta Sholawat |

Posting Komentar