Cara Membuat Bootable USB Flash Drive untuk Install Linux

Table of Contents

 Oke, Sobat Ulin! File ISO dari distro Linux favorit Anda (seperti Debian yang sudah kita unduh sebelumnya) sudah berhasil tersimpan di komputer. Terus, bagaimana cara menggunakannya untuk instalasi?

Panduan lengkap membuat bootable USB flash drive untuk instalasi Linux 2024

File ISO tidak bisa langsung di-copy-paste ke dalam flash drive. Anda perlu sebuah proses yang disebut "burning" atau "flashing" untuk mengubah flash drive biasa menjadi media instalasi yang bisa di-boot.

Jangan khawatir, prosesnya sangat mudah! Dalam panduan ini, kita akan membahas dua metode paling populer dan andal untuk membuat bootable USB.

Persiapan Wajib Sebelum Memulai

Pastikan Anda sudah menyiapkan tiga hal ini:

  1. USB Flash Drive:

    • Kapasitas minimal 8 GB (16 GB lebih disarankan untuk amannya).

    • PENTING: Semua data di dalam flash drive ini akan TERHAPUS PERMANEN. Pastikan Anda sudah mem-backup file-file penting di dalamnya.

  2. File ISO Linux:

    • Ini adalah file instalasi sistem operasi yang sudah Anda unduh. Contohnya debian-12.5.0-amd64-netinst.iso.

  3. Aplikasi Pembuat Bootable:

    • Kita akan menggunakan software gratis untuk ini. Dua yang terbaik adalah Balena Etcher (paling mudah) dan Rufus (khusus Windows, sangat populer).

Sudah siap semua? Mari kita mulai!

Metode 1: Balena Etcher (Paling Mudah & Multi-Platform)

Metode ini sangat direkomendasikan untuk pemula karena antarmukanya yang sederhana dan tidak banyak pilihan yang membingungkan. Balena Etcher tersedia untuk Windows, macOS, dan Linux.

Langkah-langkah:

  1. Unduh Balena Etcher: Kunjungi situs web resminya dan unduh versi yang sesuai untuk sistem operasi Anda.

  2. Instal dan Jalankan: Instal aplikasi seperti biasa, lalu buka Balena Etcher. Tampilannya sangat minimalis.

  3. Pilih File ISO: Klik tombol "Flash from file", lalu cari dan pilih file ISO Linux yang sudah Anda siapkan.

  4. Pilih Target USB: Klik tombol "Select target". Aplikasi akan menampilkan daftar drive yang terhubung. HATI-HATI PADA LANGKAH INI! Pastikan Anda memilih USB flash drive yang benar. Periksa kembali nama dan ukurannya.

  5. Mulai Proses Flash: Jika sudah yakin, klik tombol "Flash!". Proses akan memakan waktu beberapa menit. Balena Etcher akan menyalin data, lalu melakukan verifikasi untuk memastikan tidak ada data yang korup.

  6. Selesai! Setelah muncul notifikasi "Flash Complete!", bootable USB Anda siap digunakan.

Metode 2: Rufus (Khusus Windows & Pilihan Lengkap)

Rufus adalah aplikasi legendaris dan sangat andal bagi pengguna Windows. Aplikasi ini portabel (tidak perlu instalasi) dan menawarkan lebih banyak opsi konfigurasi.

Langkah-langkah:

  1. Unduh Rufus: Kunjungi situs web resmi Rufus dan unduh versi terbarunya (pilih yang standar, bukan portabel jika Anda bingung).

  2. Jalankan Rufus: Buka file .exe yang baru diunduh.

  3. Konfigurasi Rufus:

    • Device: Pilih USB flash drive Anda dari daftar paling atas.

    • Boot selection: Klik tombol "SELECT" dan pilih file ISO Linux Anda.

    • Partition scheme: Pilih "GPT". Ini adalah standar untuk komputer modern dengan sistem UEFI (hampir semua laptop/PC keluaran 10 tahun terakhir). Biarkan Target system menjadi UEFI (non CSM).

    • File system: Biarkan default (biasanya Large FAT32).

    • Sisanya? Biarkan saja pada pengaturan default.

  4. Mulai Proses: Klik tombol "START".

  5. Konfirmasi: Rufus akan menampilkan beberapa jendela konfirmasi.

    • Akan ada pop-up "ISOHybrid image detected". Pilih opsi yang direkomendasikan: "Write in ISO Image mode". Klik OK.

    • Akan ada peringatan bahwa SEMUA DATA DI DRIVE AKAN DIHAPUS. Klik OK untuk melanjutkan.

  6. Tunggu dan Selesai: Tunggu hingga progress bar berwarna hijau dan menampilkan tulisan "READY". Klik "CLOSE". Bootable USB Anda sudah jadi.

Langkah Terakhir: Booting dari USB

Setelah USB Anda siap, langkah selanjutnya adalah menyalakan komputer dari USB tersebut.

  1. Colokkan bootable USB ke port USB di komputer/laptop Anda.

  2. Restart komputer Anda.

  3. Saat komputer baru menyala (sebelum masuk ke Windows), tekan tombol khusus untuk masuk ke "Boot Menu" atau "BIOS/UEFI Setup". Tombol ini berbeda-beda tergantung merk motherboard atau laptop, tapi yang paling umum adalah: F12, F10, F2, ESC, atau Delete.

  4. Di dalam Boot Menu, gunakan tombol panah untuk memilih USB flash drive Anda sebagai perangkat boot utama, lalu tekan Enter.

  5. Jika berhasil, Anda akan disambut oleh layar instalasi Linux. Selamat!

Kini Anda siap untuk melakukan petualangan selanjutnya: menginstal Linux di komputer Anda.

Tautan Berguna:

Muhammad Ulin Nuha
Muhammad Ulin Nuha PEEKCODE CHANNEL YOUTUBE Developer Android | Networking | Konten Creator peekcode YT | Galery | Pecinta Sholawat |

Posting Komentar